Tridayanews.id|NGANJUK, JAWA TIMUR – Sebuah ledakan hebat akibat aktivitas merakit petasan (mercon)Minggu,17/5/2026,terjadi di desa Rowomarto, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Insiden tragis tersebut mengakibatkan satu unit rumah permanen hancur total dan seorang pria mengalami luka bakar serius hingga 90 persen.
Peristiwa tersebut terjadi saat pemilik rumah, Sukadi (70), sedang tidur terlelap bersama empat anggota keluarga lainnya, termasuk anak, menantu, dan cucunya. Tanpa diketahui, anak kandung Sukadi yang bernama Muhamad Sukar (35) tengah merakit mercon berukuran besar di kamar sebelah.
”Saat kejadian, saya sedang tidur bersama keluarga. Tiba-tiba terdengar ledakan yang sangat keras. Begitu saya bangun dan memeriksa asal suara, rumah sudah hancur dan anak saya (Muhamad Sukar) sudah terkapar bersimbah darah di seluruh tubuhnya,” ujar Sukadi saat memberikan keterangan.
Akibat ledakan dahsyat tersebut, seluruh bagian atap rumah runtuh, tembok pembatas retak dan hancur, serta perabotan rumah tangga terpental berhamburan. Beruntung, Sukadi beserta tiga anggota keluarga lainnya yang berada di ruangan berbeda berhasil selamat tanpa mengalami luka-luka.
Namun, Muhamad Sukar selaku perakit mercon menjadi korban utama dalam peristiwa ini. Korban mengalami luka bakar ekstrem di sekujur tubuhnya yang diperkirakan mencapai 90 persen. Korban langsung dievakuasi oleh warga setempat dan dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Kertosono untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Berdasarkan pengakuan Sukadi, aktivitas membuat petasan ini kerap dilakukan oleh anaknya setiap menjelang Hari Raya Iduladha selama dua tahun terakhir. Mercon yang dirakit diketahui berukuran cukup besar, yakni setara dengan ukuran kaki orang dewasa. Ledakan diduga terjadi akibat adanya gesekan atau kesalahan teknis saat korban sedang memasukkan bahan peledak (obat mercon) ke dalam selongsong kertas.
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi untuk sterilisasi. Kasus ledakan mercon yang menyebabkan kerusakan berat dan korban luka ini sedang ditangani dan diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat guna memastikan penyebab pasti serta kandungan bahan peledak yang digunakan.(di)


















