Tridayanews.id|LUMAJANG – Minggu,26/4/2026,Wisata Tumpak Selo yang terletak di Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, terus menunjukkan taringnya sebagai salah satu primadona pariwisata di Kabupaten Lumajang.
Berdasarkan data terbaru dari Pemerintah Kabupaten Lumajang per April 2026, destinasi ini mencatatkan angka kunjungan yang fantastis, yakni sebanyak 95.305 wisatawan selama triwulan pertama tahun ini.
Capaian tersebut menempatkan Tumpak Selo di posisi kedua sebagai destinasi dengan kunjungan terbanyak di seluruh Kabupaten Lumajang pada awal tahun 2026.
Angka ini menjadi bukti bahwa daya tarik wisata alam berbasis pemberdayaan desa semakin diminati oleh masyarakat luas.
Salah satu daya tarik utama yang membedakan Tumpak Selo dengan destinasi lain adalah wahana mini tubing.
Wisatawan diajak merasakan sensasi mengarungi sungai dengan aliran air yang jernih, yang bersumber langsung dari mata air Selokambang. Pengalaman bermain air ini menjadi pilihan tepat bagi pengunjung yang mencari keseruan sekaligus kesegaran alami.
Suasana di lokasi pun sangat mendukung untuk melepas penat. Area wisata ini dikelilingi oleh rimbunnya pohon bambu yang memberikan udara sejuk. Selain lingkungan yang terjaga kebersihannya, kejernihan air sungainya membuat pengunjung betah berlama-lama.
Di salah satu sudut, terdapat kolam ikan koi berwarna-warni yang menambah estetika dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang membawa keluarga.
Tak hanya soal alam, Tumpak Selo juga memanjakan lidah pengunjung dengan deretan kuliner khas pedesaan Lumajang. Mulai dari berbagai jenis gorengan hangat hingga minuman segar tersedia di area pujasera yang dikelola warga setempat.
Menariknya, kemegahan fasilitas ini tetap dapat dinikmati dengan biaya yang sangat terjangkau. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp5.000. Sementara itu, untuk menyewa ban tubing dikenakan tarif Rp10.000, dan fasilitas kamar mandi umum dipatok seharga Rp3.000.
Dengan tren positif pada awal tahun ini, Tumpak Selo diprediksi akan terus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif bagi warga Desa Petahunan dan sekitarnya.(di)


















