Tridayanews.id | Kabupaten Tangerang –
Di Desa Cikande, muncul sebuah karya seni modern berjudul:
“Paving Blok Tanpa Identitas: Sebuah Instalasi di Halaman Rumah Pribadi.” Senin (08/12/25)
Babak 1:
Papan Informasi Hilang dari Peradaban.
Proyek ini begitu rahasia, mungkin file-nya disimpan di brankas Wakanda.
Warga cuma bisa menebak: ini proyek pemerintah, proyek pribadi, atau proyek iseng?
Babak 2:
Pekerja Tanpa APD, Tanpa Bos, Tanpa Cerita.
Ditanya siapa pemborongnya, mereka serempak menjawab:
“Tidak tahu.”
Serasa menonton drama amnesia massal.
Babak 3:
Pelaksana Bernama Ajis Menghilang Secara Spiritual.
Dihubungi lewat WhatsApp, tak ada tanda kehidupan.
Mungkin sedang mengikuti lomba meditasi diam seribu bahasa.
Babak 4:
Material Paving Diduga Berkualitas ‘Premium Kerupuk.’
Kalau diinjak, mungkin bisa retak sambil berbisik:
“Aku lelah…”
Babak 5 (Grand Finale):
Pemasangan di Halaman Rumah, Bukan Jalan Umum.
Akhirnya terjawab:
Ini rupanya proyek beauty contest halaman pribadi
bukan untuk rakyat, tapi untuk pekarangan pilihan.
Epilog:
Kades dan Sekdes naik panggung, memegang naskah kosong, lalu berkata:
“Kami tidak tahu apa-apa.”
Penonton tepuk tangan:
Inilah akting paling meyakinkan tahun ini.
Dan hingga tirai ditutup, Pemkab Tangerang tetap memilih peran favorit:
Diam.
(Sp)


















