
Sidikalang Tridayanews.id
– Diduga sangat memperihatinkan pihak RSUD Sidikalang .mengabaikan pasien yang sedang kritis di biarkan hampir satu jam tidak resfon dengan tindakan yang serius penanganan darurat, malah diluar dugaan bahkan sebaliknya yang di terima keluarga pasien, lalu mengatakan langsung saja bawa ke kabanjahe kata salah satu dokter yang di RSUD tersebut.
Sedangkan Pasien yang kritist tersebut adalah rujukan dari Puskesmas Tigalingga disebabkan peralatan dan penangan yang kurang memadai inisiatif pihak puskesmas Tigalingga merujuk pasien ke Rumah Sskit Umum Sidikalang (RSUD) Sidikalang tapi yang anehnya malah dokter nya yang mengatakan langsung saja Bawak ke kabanjahe.kata Dokter RSUD sehingga pihak Puskesmas Tigalingga menjadi kebingungan
Sudah hampir satu jam pasien yang mengalami krittis tersebut tetap belum ditangani maka salah satu dari pihak Puskesmas menghubungi Jonni Berutu supaya bisa dibantu agar bisa di tangani pasien rujukan pihaknya yang sedang kritis tersebut.
Setelah menjawab telepon dari Puskesmas lantas Jonni Berutu mengatakan saya akan datang ke rumah sakit umum daerah (RSUD) kata pak Jon beru.

Setelah pak Jonni Brutu tiba di Rumah sakit umum Sidikalang .ternyata pasien tersebut belum ada di tangani sehingga pak Jonni Berutu marah-marah ke pihak rumah sakit agar segera menangani pasien tersebut.
“Masih di tempat yang sama”
Jonni Berutu mengatakan ke awak media terkait kinerja pihak rumah sakit, jujur saya sebenarnya tidak mengenali yang sakit ini, namun kerna pihak puskesmas menelpon saya tadi mintak tolong agar pasien bisa di tangani secepatnya makanya saya langsung datang kerumah sakit .ternyata setelah saya sampai di Rumah sakit pasien yang sakit belum di tangani, sepontan saya.merasa iba melihat pasen dan keluarga yang sakit.
Mlenurut Jonni Berutu lagi, kerna pasien ini dari kampung pedalaman tidak ada yang di kenal di rumah sakit dan keluarganya pun tidak ada di kota Sidikalang sehingga mereka hanya pasrah dan diam meratapi ayahnya yang sudah kritis ini terang dia.
Setelah lebih satu jam keluarga di depan ruangan UGD bersama awak media yang meng konfirmasi Direktur Rumah sakit umum Sidikalang, Dr Mei Margareta Sitanggang mengatakan diduga beralasan kami berpikiran karena penanganan pertama di puskesmas Tigalingga.maka kami berpikir kordinasi ke pihak Puskesmas Tigalingga supaya pasien langsung di bawa ke Kabanjahe lebih cepat penanganan nya ternyata pasien sudah berangkat dari puskesmas Tigalingga.menuju Sidikalang.
Menurut dugaan ada miskomunikasi dengan Puskesmas karena setelah sampai disini ada masalah miskonikasi pihak Rumah sakit dengan pihak Puskesmas kata Direktur RSUD Sidikalang.
Media Tridaya jembri Padang mengambil kesempatan mempernyakan terkait keterlambatan penanganan pasien kenapa pasien sampai di rumah sakit ini tidak ada tindakan (penanganan) apapun di biarkan begitu saja hampir satu jam keluarga pasien menunggu namun tidak ada penanganan darurat terhadap pasien yang lagi kritis.
Ditempat yang sama pihak Rumah sakit membantah ada pembiaran pasien Salah satu Dokter Br Sitorus mengatakan kebetulan saya sendiri di UGD Dr lainya lagi di ruangan lain saya berpikir lebih baik cepat di bawa ke kabanjahe setelah itu saya datangilagi pihak puskesmas saya bilang supaya di turunkan pasen dari ambulance
Pihak rumah sakit memberi keterangan berbelit belit.dan mendakwa apa yang terjadi
Ketika ada kejadian begini siapakah yang salah .dinas kesehatan kah atau direktur nya atau Dokter nya atau pemimpin daerahnya tolong lah pak Mentri kesehatan beri pembinaan lah terhadap RSUD terkait ini karena publik berharap agar jangan terulang lagi seperti kejadian di RSUD ini.
Reporter : Jembri m Padang
Jabatan : Kabiro Dairi Pakpak Bharat.








