Tridayanews.idNGANJUK – Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk secara masif terus melakukan upaya revitalisasi sektor pertanian guna mendukung ketahanan pangan nasional. Langkah terbaru diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tematik bertajuk strategi swasembada pangan yang digelar di Kantor Kecamatan Kertosono pada Kamis (23/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Ida Shobihatin, serta Kepala Bidang SDM Pertanian, Heri Susanto, dengan melibatkan 20 perwakilan kelompok tani yang berasal dari lima kecamatan di wilayah sekitar Kertosono.
Dorong Transisi ke Pertanian Ramah Lingkungan
Dalam segmen pemaparannya, Kabid SDM Pertanian, Heri Susanto, menekankan pentingnya perubahan pola pikir petani dalam mengelola lahan. Fokus utama yang diusung dalam Bimtek kali ini adalah transisi dari ketergantungan pada pupuk kimia menuju penggunaan pupuk organik secara mandiri.

”Kami mendorong para petani untuk lebih aktif mengimplementasikan pertanian ramah lingkungan. Dengan beralih ke pupuk organik, kita tidak hanya memperbaiki kualitas tanah jangka panjang, tetapi juga secara signifikan mampu menekan biaya produksi yang selama ini menjadi beban petani,” ujar Heri Susanto di hadapan para peserta.
Revitalisasi Pertanian di Seluruh Wilayah Nganjuk
Program pembekalan ini direncanakan akan menyasar seluruh 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk secara bertahap. Hal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat posisi Jawa Timur sebagai penyangga pangan nasional.
Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Ida Shobihatin. A. P. M. SI. Menambahkan bahwa edukasi ini sangat krusial agar swasembada pangan bukan sekadar target angka, melainkan berdampak langsung pada kesejahteraan nyata para petani di desa-desa. Program ini di awali tahun 2024 yang petani di bekali sekolah lapang program penyuluhan partisipatif untuk meningkatkan kapasitas petani fokus organik yang berkelanjutan.Harapannya petani yang di nganjuk kesejahteraannya lebih meningkat hasil panen lebih baik lagi.”Ujar Ida Shobihatin.
Kadis Pertanian, Ida Shobihatin. A. P. M. SI.
Harapan dan Output Kegiatan
Melalui Bimtek di Kertosono ini, diharapkan para ketua kelompok tani dapat menjadi agen perubahan yang menularkan ilmu pertanian berkelanjutan kepada anggotanya. Pemanfaatan teknologi tepat guna dan kemandirian dalam pembuatan sarana produksi diharapkan menjadi kunci sukses Nganjuk dalam mencapai kedaulatan pangan.”tutup kadis dengan nada penuh harapan. (di)


















