Tridayanews.id|Nganjuk-Safari Ramadhan adalah kunjungan pemerintah atau tokoh masyarakat yang diadakan dibulan Ramadhan, yang tentu memiliki tujuan mencari keberkahan, meningkatkan keimanan serta mempererat tali silaturahmi terutama dibulan suci ini
Pagi ini, jumat tanggal 27 Februari 2026, MAN 2 Nganjuk menggelar acara safari Ramadhan dengan pembicara utama Syekh El Toyyib Saleh dari Palestina.
Acara yang dimulai dengan pelaksanaan sholat Dhuha berjamaah dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Qur’an, lalu disambung dengan sambutan dari kepala sekolah MAN 2 Nganjuk Kasnan S.Ag.M.pd dan terakhir acara inti tauziah dari Syekh El Toyyib Saleh dari Palestina.
Dari Kiri Syeh El Toyyib Saleh dan Kanan Kepala Sekolah Man 2 Nganjuk,Kasnan, S,Ag, M, pd.
Dalam sambutannya Kasnan berpesan
“Pentingnya kita melaksanakan puasa adalah bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus, tetapi juga mengendalikan emosi, perkataan serta perilaku yang dapat mengurangi nilai ibadah. Dan pagi ini kehadiran Syekh El Toyyib Saleh juga mengingatkan kita akan perjuangan rakyat Palestina. Kita harus memberi dukungan struktural dan kultural terhadap kemerdekaan Palestina.” Tegas Kasnan penuh semangat.
“Republik Indonesia secara konsisten terus mendukung rakyat dan pemerintah Palestina dalam mewujudkan impian mereka memiliki sebuah negara yang merdeka, dan kita juga tahu betapa negara kita Indonesia selalu menjadi garda terdepan dalam membela Palestina.” Lanjutnya berapi-api.
Siswa, Siswi MAN 2 Nganjuk.
Syekh El Toyyib Saleh dari Palestina yang hadir dalam acara safari Ramadhan kali ini juga menceritakan keadaan yang ada di Palestina saat ini.
“Puasa adalah bukan semata-mata menahan lapar dan haus, namun banyak keutamaan puasa yang harus kita ketahui, dengan berpuasa dapat meningkatkan keimanan dan menyempurnakan akhlak, hidup dalam negara merdeka tentu rugi jika mengabaikan puasa, sedangkan kita rakyat Palestina yang notabene hidup dalam tekanan dan ketakutan saja tidak pernah sekalipun meninggalkan sholat dan puasa.” Ucap Syekh El Toyyib Saleh siang itu.
“Hampir seluruh dunia tahu perbuatan sadis rezim zionis yang secara membabi buta menggempur wilayah terkepung seperti sekolah, rumah, pertokoan, fasilitas kesehatan. Dunia tidak diam namun seolah bungkam, namun beda dengan Indonesia yang selalu memanfaatkan pertemuan dengan para pemimpin dunia untuk mendesak mereka agar menghentikan agresi Israel terhadap rakyat Palestina. Tak henti rakyat Palestina berucap terima kasih atas kepedulian Indonesia yang sangat mendukung kemerdekaan Palestina.” Pungkasnya penuh haru.
Kita semua berharap rakyat Palestina segera terbebas dari rezim zionis dan semoga segera terwujud negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.(di)