banner 400x830

CACA Sumsel Pertanyakan Laporan Dugaan Korupsi di Dinas Perkim Kota Prabumulih

banner 120x600
banner 468x60

Palembang – Puluhan massa Corporation Anti Coruption Agency Sumatera Selatan (CACA SUMSEL) menggelar aksi di Kejati Sumsel terkait dugaan Korupsi Realisai Belanja Pemeliharaan Belanja dan Mesin tidak sesuai Kondisi sebenarnya sebesar Rp. 545.980.396,00

Aksi massa yang di koordinatori oleh Reza Fahlepie Ketua CACA SUMSEL di dampingi oleh Mukri AS, Dasri NH, dan Juwardi sebagai Kolap kepada awak media mengatakan, Rabu (20/08/25), di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Kedatanagn kami mempertanyakan Perkembangan Laporan dugaan Korupsi di Dinas Perkim Kota Prabumulih dan Pengembalian Kerugian Negara Tidak menghilangkan Unsur Pidana.

banner 325x300

Koordinator Aksi Reza Fahlepie mengatakan, Pihaknya menanyakan terkait Perkembangan yang di laporkan CACA Sumsel .

Reza menyebut, Pihaknya mendesak Kejati Sumsel untuk segera memanggil para pelaku Tindak Pidana Korupsi yang telah ditemukan Tim Audit Badan Pemeriksa Keuangan Daerah Republik Indonesia (BPK RI)

Kami berharap pihak Kejati Sumsel agar memanggil kepala dinas Perkim Kota Prabumulih, PPTK serta Penyedia dalam kurun waktu 1 Minggu kedepan.

Kami berharap kepada Kejati Sumsel harus profesional untuk menegakkan Hukum sesuai dengan aturan, kemudian laporan yang kami sampaikan bisa segera diproses karena dasar Hukumnya sudah kuat dan laporan kita tidak bisa dibantah lagi karena itu Hasil Temuan Audit BPK RI,” ungkapnya.

Aksi massa CACA Sumsel di terima oleh Kajati Sumsel yang di Wakili oleh Burnia Jaksa Fungsional Kejati Sumsel yang mengatakan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas informasi dan tak henti-hentinya untuk melaporkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel).

Terkait Laporan yang sudah dilaporkan, kami sampaikan Perkara Tersebut sudah di Pidsus dan untuk Kedepannya nanti kami Informasikan Kembali,” Pangkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *